Rabu, 16 Januari 2013

I Hate Tikus, Do You Like Tikus ?



Tikus, ada yang suka tikus di sini ? hoho saya yakin seyakin yakinnya bahwa sekitar 90 % dari penduduk bumi adalah tikus haters ( emang udah survey gan ? sok tau lu) . terus yang 10 % nya kemana gan ? haha oke, yang 3 % nya merupakan pecinta tikus ( bisa pemelihara, pemuja, ataupun penyantap yuks hueks ) lalu sisa yang 7 % memilih tidak tahu / netral ( maksud lohh )

Ada apa dengan tikus ?  kenapa ngebahas tikus ? Sebenarnya saya bukan seorang pembenci tikus , kalau ingin dikategorikan, maka saya termasuk golongan orang-orang yang 7 %. Yaitu orang orang yang memilih netral / tidak tahu dan tidak mau ambil pusing. Jika harus mencintai, saya nggak tahu bagian mana dari seekor tikus yang bisa membuat saya suka dan jatuh cinta sama dia. Demikian pula saya tidak membenci tikus karena memang dia nggak pernah nyakitin saya dan saya juga tidak pernah punya pengalaman buruk dengan binatang tersebut. Kenapa saya memilih tema tikus, karena baru-baru ini rumah saya di serang sama mamalia pengerat tersebut (ihhh pasti rumahnya jorok tuh).

Jadi begini cerita singkatnya. Baru-baru ini, saya sering sekali mendapati tikus berkeliaran di rumah saya. akhirnya muncul banyak pertanyaan di otak saya mulai dari yang masuk akal seperti, “lho kok sekarang di rumah ada banyak tikus sih ?, apa sih yang mereka cari ? makanan ? kasian amat ya tuh tikus nyari nafkah di rumah mahasiswa kere kaya gw huhu, kira-kira mereka masuk darimana ya ?” hingga pertanyaan yang nggak masuk akal seperti , “ada nggak ya tikus kayak ratatouielle ? ih kalau ada dimana ya nyarinya ? asyik dah kalau punya, bisa buka restoran gw hoho”. Lambat tapi pasti, karena ketekunan saya dalam mengamati dan meneliti tuh makhluk secara kasar dan tidak ilmiah, akhirnya pertanyaan-pertanyaaan yang ada di otak saya pun mulai terjawab satu persatu
.
Pertanyaan 1, darimanakah mereka masuk ? pertanyaan ini terjawab ketika saya BAB ( baca : buang air besar ). Ketika itu saya sedang asyik2nya ngeden, tiba2 muncullah tikus dari lubang pembuangan air di kamar mandi. Spontan saja saya langsung loncat dan teriak2 ketakutan ( maklum penulis rada2 benciss gitu deh hehe ). Cerita ini nggak akan saya bahas lebih lanjut, karena ini adalah aib internal saya hehehe. Intinya tikus-tikus ini masuk dari lubang pembuangan di kamar mandi.

Pertanyaan 2, lho apa sih yang mereka cari ? makanan ? yup tepat sekali, sepertinya ini  adalah tujuan utama mereka.  Sebenarnya agak susah menemukan seonggok makanan di kontrakan saya pada hari2 biasa. Hal ini disebabkan Karena memang saya dan teman2 sekontrakan saya termasuk golongan mahasiswa yang kere abiss. Tapi ternyata tikus2 tersebut datang di saat yang tepat. Mereka datang di saat aku ingin memulai bisnis donatku. alhasil ketika rumah kutinggal pergi beberapa hari, tanpa ampun dan belas kasihan mereka habiskan semua dah tuh bahan2 mentah donatku. Huhu, padahal ngumpulin uang buat beli bahan2 kuenya dengan susah payah dan membanting2 tulang hoho. Dan yang paling nyebelin, semua donat buatanku saat itu juga habis ludes dimakan mereka. Ampun deh!!! Dasar tikus, huhu. Aku jadi ngerti kenapa koruptor2 itu  dijuluki tikus2 berdasi. Yah karena memang hobi mereka adalah memakan hak orang lain tanpa ampun dan belas kasihan. Hoho terkutuklah kau wahai koruptor

Dan Pertanyaan terakhir, apakah sebenarnya tikus itu memiliki motif2 yang lain sehubungan dengan penjajahan mereka di rumahku ? menurut saya tikus itu suka dengan tempat2 yang kotor. Dan tak bisa di pungkiri lagi, rumah kontrakan saya itu sama kotornya dengan tempat pembuangan sampah akhir hoho. Itu dia satu alasan lain kenapa mereka memilih untuk mendatangi rumahku di banding rumah2 lainnya. Dan alasan kedua, mungkin karena rumahku itu hangat. Tau sendirilah, dinginnya kota bandung itu seperti apa. Siapapun pasti tergiur dengan kehangatan yang ditawarkan rumahku hoho.

I HATE TIKUS. Huhu, intinya sedih deh kalau rumah sampai dijajah tikus seperti ini. Rumah kontrakan jadi serasa nggak aman dan nyaman. Namun sebenanya banyak pelajaran yang bisa kuambil dari peristiwa ini lho. Seperti : “jagalah kebersihan, karena tikus sangat membenci kebersihan”, dan aku pun juga teringat akan perkataan nenekku. Beliau pernah bersabda  “Ardeen kalau naruh makanan jangan sembarangan ya, nanti ada yang ngambil lho.”  mungkin yang beliau maksud sebenarnya adalah jin, tapi buatku sama aja deh mau dimakan tikus atau jin. Wong sama2 hilang kok hoho.

Mungkin sekian dulu yang bisa saya tuliskan pada kesempatan ini, sebenarnya saya ingin membahas tikus lebih banyak lagi lho. Tapi, mungkin di lain kesempatan. Ditunggu komentar dan kritikannya, tapi jangan sadis2 yaa. Maafkan juga kalau ada salah2 kata hehe. See u next time.  


1 komentar:

  1. annisarahmilestari16 Januari 2013 pukul 22.39

    Hueee...akhirnya beres jg tulisan ttg pliharaanmu, mas..
    Simple n to the point..
    Klo kata"nya lbh baku lg, sptny mirip dg penelitian sgkat..hahaha
    Ad rumusan mslh, n ada hsil pengamatan..
    Yak,,smakin rajin nulis smakin rajin baca, tulisan mas psti smakin bgus krn smakin bijak dlm memilih kata"..semangat..!

    BalasHapus